Pengurus MUI Jateng foto bersama dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.(Dok. MUI Jateng)

Kemitraan MUI-Pemprov Jateng Jangan Berhenti Pada Tataran Seremonial

SEMARANG [BahteraJateng] – Kemitraan pemerintah provinsi (Pemprov) Jateng dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan tidak berhenti hanya sampai pada tataran seremonial saja, tetapi harus mewujudkan dalam aksi nyata yang manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ketua umum MUI Jateng, Prof. KH Noor Achmad mengatakan, tekad dan kesepakatan bersama itu mengemuka dalam silaturahmi Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi yang berlangsung di kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan Semarang pada Selasa (11/8/2026)

“Peran MUI sebagai sodiqul hukumah atau mitra pemerintah yang selama ini sudah berjalan akan ditingkatkan melalui langkah-langkah nyata,” kata Prof Noor usai memimpin pengurus MUI Jateng dalam silaturahim dengan Gubernur Jateng.

Menurutnya, tentu tekad itu juga akan diimbangi dengan realisasi peran MUI sebagai khodimul ummah atau pelayan masyarakat, sehingga terjadi keseimbangan antara peran shodiqul hukumah maupun khodimul ummah. Banyak peran-peran strategis yang dapat dilakukan oleh MUI bersama pemerintah dalam melakukan pembinaan dan mensejahterakan umat.

Dalam silaturahim itu, MUI Jateng menyampaikan informasi bahwa kepengurusan MUI Jateng hasil Musda 2026 di Bandungan Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu akan dikukuhkan oleh ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar di gedung Gradika Bakti Praja, komplek Gubernuran Jateng akhir bulan Agustus ini.

Dia menambahkan, diharapkan Gubernur Ahmad Luthfi dapat menghadiri agenda kegiatan MUI Jateng yang akan dihadiri 250 undangan, meliputi pengurus yang akan dikukuhkan, utusan pengurus MUI Kabupaten / Kota se-Jateng dan pimpinan Ormas Islam tingkat Jateng serta mitra strategis MUI Jateng .

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jateng KH Ahmad Darodji, mengharapkan agar pengurus MUI Jateng masa khidmah 2026-2031 melanjutkan program-program pengurus terdahulu yang masih relevan, baik dan bermanfaat, tentu ke depan harus berinovasi dengan menghadirkan program yang lebih baik.

Capaian-capaian yang selama ini masih dirasakan manfaatnya, terutama dalam hal pembinaan umat, penguatan kerukunan dan pengembangan kehidupan keagamaan yang moderat dan terbukti membawa kemaslahatan di Jateng kehendaknya tetap dilanjutkan.

“Tepat sekali kalau di awal kepengurusan MUI Jateng yang baru ini mencanangkan tekad menyeimbangkan peran shodiqul hukumah dengan khodimul ummah,” ujarnya.

 

Sumber : https://bahterajateng.com/kemitraan-mui-pemprov-jateng-jangan-berhenti-pada-tataran-seremonial/

Bagikan ke :

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email